Bulan Mutu Tahun 2025 di Kecamatan Sekayam: Dorong Konsumsi Ikan Sehat dan Penguatan Pengelolaan Lingkungan
Sekayam — Dalam rangka memperkuat edukasi mutu pangan dan kesadaran lingkungan di wilayah perbatasan, Kementerian Perikanan Entikong menyelenggarakan Peringatan Bulan Mutu Tahun 2025 bertema “Ikan Aman, Sehat, dan Bermutu untuk Generasi Bangsa”. Kegiatan ini digelar di Aula CU Muara Kopa Kecamatan Sekayam dan dihadiri oleh anggota CU sebagai bagian dari masyarakat setempat.
Kegiatan berlangsung aktif dengan menghadirkan tiga narasumber utama yang membahas isu strategis tentang mutu ikan, kesehatan lingkungan, hingga tantangan pengelolaan sampah di Kecamatan Sekayam.
DPR RI Soroti Ancaman Mikroplastik pada Ekosistem dan Kesehatan
Hadir sebagai pemateri, Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si, anggota DPR RI, menekankan bahaya sampah plastik dan mikroplastik terhadap ekosistem perairan. Ia menjelaskan bahwa pencemaran plastik kini telah ditemukan di berbagai perairan yang menjadi sumber ikan konsumsi.
Menurut Adrianus, mikroplastik yang terakumulasi dalam tubuh ikan berpotensi masuk ke tubuh manusia melalui rantai makanan dan berdampak buruk bagi kesehatan.
“Ini persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama. Mikroplastik adalah ancaman bagi ikan dan bagi kita sendiri,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung pengurangan sampah plastik serta mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya perairan.
DPRD Sanggau: Konsumsi Ikan Harus Meningkat
Materi kedua disampaikan oleh Hendrikus Bambang, S.IP, anggota DPRD Kabupaten Sanggau, yang menyoroti rendahnya tingkat konsumsi ikan laut di beberapa wilayah pedalaman termasuk Kecamatan Sekayam.
Ia menegaskan bahwa ikan merupakan sumber gizi penting bagi pertumbuhan dan kesehatan. Melalui peringatan Bulan Mutu, Hendrikus berharap masyarakat semakin memahami pentingnya konsumsi ikan yang aman dan bermutu.
“Kita perlu membangun budaya makan ikan. Selain bergizi, ikan adalah pangan yang mudah didapat dan ramah lingkungan,” tegasnya.
Plt Camat Sekayam Soroti TPA dan Tantangan Pengelolaan Sampah
Plt Camat Sekayam, Supriadi Simarmata, S.Pd.K., M.Pd, memaparkan kondisi geografis dan demografis Kecamatan Sekayam yang berkembang pesat, diikuti meningkatnya volume sampah masyarakat.
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah di Kecamatan Sekayam masih belum optimal, khususnya karena keterbatasan sarana dan prasarana di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) yang belum didukung fasilitas memadai maupun alat berat.
“Kecamatan Sekayam membutuhkan dukungan alat berat dan fasilitas yang lebih lengkap di TPA. Ini sangat penting untuk menangani sampah secara berkelanjutan,” jelas Supriadi.
Ia secara langsung menyampaikan harapan kepada perwakilan DPR RI agar pemerintah pusat dapat memberikan dukungan anggaran serta bantuan alat berat untuk memperbaiki sistem TPA dan pengelolaan sampah secara keseluruhan.
Partisipasi Masyarakat dan Harapan Ke Depan
Peserta kegiatan yang terdiri dari anggota CU Muara Kopa antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka mendapat edukasi seputar keamanan pangan ikan, dampak pencemaran lingkungan, hingga pentingnya menjaga kebersihan untuk keberlanjutan sumber daya perikanan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan:
-
Lebih memilih ikan yang aman dan bermutu
-
Meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber protein keluarga
-
Menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik
-
Mendukung peningkatan pengelolaan sampah menuju kecamatan yang lebih sehat

Penutup
Peringatan Bulan Mutu Tahun 2025 di Kecamatan Sekayam menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman publik mengenai mutu ikan dan isu lingkungan. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat diharapkan mampu mendorong perbaikan pengelolaan sampah serta meningkatkan konsumsi ikan bermutu bagi kesehatan generasi mendatang.


